Kamis, 15 Mei 2014

CERITAKU MENGHADAPI SBMPTN 2014

BERJUANG DEMI MASA DEPAN meski jauh dari kampung halaman, namun semua ini harus tetap di jalani tanpa hambatan, demi merubah hidup yang susah yang selama ini menjadi suratan takdir keluargaku, suratan tinggal di rumah orang yang beralaskan tikar berbantalkan dari alas tangan yang terkadang menangis demi menahan lapar, rantauan anak rantau yang tidak berhenti bagaikan gelombang yang datang bergilir, laksana embun pagi yang terus mengalir, ini sangat terlihat di minggu terakhir, memang susah untuk menjadi orang yang cerdas, harus menderita seorang diri dalam belajar bagaikan membaca sehelai kertas sambil berlayar, bagaikan bertanam mawar di atas pasir, seakan semua itu mustahil untuk di kejar, meski pahit yang banyak di rasakan rasa semangat ini tidak akan pernah tergoyahkan, meski badai topan datang menggoda untuk berhenti berjalan demi mengenang orang tua yang tinggal tulang pembalut badan dan mengharap hidup tidak di hina lagi oleh orang lain supaya tidak di katakan orang yang tidak berpendidikan, aku rela menerobos benteng-benteng yang penuh ranjau untuk melewati SBMPTN dan BIDIKMISI 20014, yang aku harapkan untuk kuliah gratis di UNIVERSITAS GADJAH MADA tanpa merepotkan orang tua,,,dan semoga di tahun 2014 ini ALLAH meridhoiku untuk lulus SBMPTN DAN BIDIKMISI 2014,,,,aamiin


1.GIZI KESEHATAN UGM
2.GIZI KESEHATAN BRAWIJAYA MALANG
3.TEKNIK INFORMATIKA UM MALANG

Tidak ada komentar:

Posting Komentar